Acara Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Tahun 2024

E
Erwin Tri Nugroho
|
Acara Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Tahun 2024

Bapelitbangda Gelar Forum Konsultasi Publik

Rancangan Awal RKPD Tahun 2024


BADAN Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat guna menentukan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Probolinggo Tahun 2024. Kamis (3/2), Bapelitbangda menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo untuk menjaring masukan masyarakat.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko. Forkopimda juga hadir. Di antaranya ada Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo David Palapa Duarsa.

Hadir juga Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, perwakilan dari Universitas Trunojoyo Madura selaku tim penyusun, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Hadir pula akademisi, perwakilan organisasi kemasyarakatan, Forum CSR Kabupaten Probolinggo, MUI, FKUB, PC NU, dan Muslimat NU. Juga ada dari Persatuan Difabelitas Kabupaten Probolinggo, asosiasi profesi, perguruan tinggi, forum anak, karang taruna, hingga himpunan mahasiswa.

Kegiatan ini berbeda. Lebih istimewa dari biasanya. Dalam FKP Rancangan Awal RKPD 2024, Bapelitbangda untuk kali pertama menghadirkan juru penerjemah bahasa isyarat bagi para penyandang disabilitas. Tujuannya, untuk mengakomodasi peserta disabilitas, mempermudah, dan memahami apa yang disampaikan narasumber.

Wakil Bupati Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko dalam sambutannya mengatakan, tahun ini merupakan akhir masa dokumen perencanaan jangka menengah pemerintah daerah. Tahun depan adalah periode perencanaan yang baru dengan menyusun dokumen Rencana Kerja Daerah (RPD) Tahun 2024-2026.

“Tahun ini memiliki makna yang sangat penting sebagai penjabaran tahun terakhir dari RPJMD Kabupaten Probolinggo Periode 2018-2023. Karena itu, kami membutuhkan dukungan masyarakat dalam upaya bersama membangun Kabupaten Probolinggo terkait kondisi saat ini dan perkiraan tahun 2024,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang berdaya saing dan mandiri. “Saya minta semua pimpinan dan aparatur pemerintah daerah serta seluruh stakeholder untuk berpikir terbuka. Memiliki visi yang integratif dan inovatif. Dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, diskusi, serta proses lainnya yang harus kita lalui. Termasuk agenda yang dilaksanakan hari ini,” jelasnya.

Kepala Bapelitbangda Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan, rancangan awal RKPD Kabupaten Probolinggo 2024 ini merupakan agenda perencanaan pembangunan tahun 2024. Hal ini perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Mulai kepala OPD, camat, dan lainnya. Karena, jadwal yang sudah ditentukan harus dilaksanakan tepat waktu dan tidak bisa ditunda-tunda.

“FKP ini bertujuan menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah. Menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator, dan target kinerja serta lokasi. Selain itu, juga untuk menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas provinsi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga ada sesi diskusi untuk menjaring masukan dari para undangan dengan tema Pemantapan Kondisi Sosial Didukung oleh Pemenuhan Infrastruktur Berkualitas dan Berwawasan Lingkungan. Bapelitbangda menghadirkan narasumber dari Universitas Trunojoyo Madura Dr. Kurniatiyati Indahsari, S.Si., M.Si. Santiyono juga bertindak sebagai narasumber.


Bagikan Artikel