MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN ( MUSRENBANG ) DAERAH KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN 2018
Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang ) Kabupaten Probolinggo 2018 digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Selasa 27 Maret 2018 dengan “ Tema Pembangunan Tahun 2018 yakni Meningkatkan Daya Saing Pembangunan Daerah Yang Berkelanjutan Untuk Pertumbuhan Ekonomi dan pemerataan Kesejahteraan Masyarakat”.
Pj. Bupati probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH. M.Hum hadir untuk memberikan arahan pada Musrenbang 2018 antara lain Staf Ahli Bidang Pemasyarakatan dan SDM Pemprov Jatim Suban Wahyudiono, ST, MM, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Probolinggo HA Musayyib Nahrawi. Hadir juga tamu undangan dari Bakorwil Jember, Forkopimda, Camat dan kepala Desa, serta perwakilan Ormas di Kabupaten Probolinggo.
Pj. Bupati Probolinggo R. Tjahjo Widodo, SH. M.Hum dalam sambutanya mengatakan ada 12 prioritas Pembangunan di Kabupaten probolinggo tahun 2019.
Beberapa diantarannya adalah pengurangan Kemiskinan dan pengangguran. Selain itu Pembangunan di Bidang Kesehatan, pendidikan dan terutama sektor infrastruktur daerah.
Dalam kesempatan itu Ir. Anggit Hermanuadi, M.Si melaporkan bahwa ada dua inovasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, yakni :
1. Beberapa usulan Program/Kegiatan yang tidak diakomodir APBD diusulkan kepada perusahaan melalui Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2. Menerima dan menindaklanjuti Usulan program kegiatan terkait permasalahan anak yang merupakan hasil dari acara “ Temu Bocah”
Dimensi pendidikan yang ada di harapan lama sekolah juga meningkat. Sementara kemiskinan trenya mengalami penurunan, namun laju penurunan melambat. Menurutnya sejauh ini masih ada wilayah yang masuk dalam ekonomi rendah yakni krucil, Tiris, maron. Kedepanya akan segera diberi dorongan untuk meningkatkan perekonomian berupa pemberian bantuan sosial keluarga , Dana BOS .
Sementara itu pokok pikiran DPRD Kabupaten probolinggo yang disampaikan Wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Probolinggo HA Musayyib Nahrawi yakni perlu adanya perhatian pada kegiatan kemasyarakatan, misalnya acara pengajian yang diselenggarakan pada beberapa Desa. Dengan harapan adanya pendidikan tentang akhlak pada forum pengajian tersebut.
Kedepan harapanya kwalitas pembangunan meningkat dengan memaksimalkan kinerja inspektorat dalam memerika realisasi pembangunan dan Anggaran.
Bagikan Artikel